Rahasia Passive Income dari Desain Grafis

Ingin mendapatkan penghasilan dari desain grafis ? Belum tahu caranya ? Atau bahkan belum punya pengalaman di bidang desain grafis ?

Jangan khawatir ! Saya akan membimbing Anda melalui mentoring online gratis, termasuk peluang mendapat passive income dari desain grafis.

Gabung Mentoring Online

Inikah yang Anda rasakan saat ini?

Ingin memuliakan orangtua dan membahagiakan keluarga (istri / suami, anak), serta membantu orang-orang terdekat.

Ingin bekerja di rumah saja.

Ingin mendapat penghasilan di masa pandemi Covid-19.

Tertarik dengan desain grafis, meski saat ini belum memiliki pengalaman.

Ingin mendapat passive income setiap bulan.

Ingin belajar desain grafis, tapi belum menemukan mentor yang cocok.

Kalau jawabannya “YA”, Anda layak bergabung dalam Kelas Mentoring Online yang akan mengupas-tuntas masalah:

Rahasia Passive Income dari Desain Grafis

Mentoring bisa diikuti pemula, bahkan jika Anda belum punya pengalaman di dunia desain grafis. Anda tak perlu mengalami nasib seperti saya dulu, yang harus susah-payah dan butuh waktu lama untuk belajar desain grafis.

Jadi, Anda bisa lebih cepat mendapatkan penghasilan bahkan passive income yang besar. Jangan sampai mengalami nasib seperti kisah nyata saya berikut ini:

Kupenuhi Janjiku kepada (alm) Bapak

Tahun 2012, Jumat malam selepas sholat Isya, di kamar Bapak. Begitu masuk ke dalam kamar, mataku terbeliak, dan jantung pun kencang berdetak. Aku melihat tubuh Bapak terbujur kaku. Wajahnya pias seperti kapas. Tubuhnya dingin sekali. Innalillahi wa-innailaihi roji’un.

Aku sangat terpukul. Tak kuasa menahan air mata, sehingga tumpah membasahi kedua pipi. Aku punya hutang janji dengan Bapak. Belum bisa membuatnya bangga dan bahagia. Ini bermula dari keputusanku resign sebagai wartawan dan redaktur koran ternama di Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya...

Saat mendengar keputusanku, Bapak terlihat sangat kecewa. Selama ini, dia bangga sekali dengan profesi dan prestasiku di dunia jurnalistik. Apalagi sebelum mengundurkan diri, aku sudah diberi kepercayaan menjadi kepala desk.

Kepada Bapak, aku berdalih ingin menggeluti dunia desain grafis. Aku berjanji, profesi baruku nanti bisa membuat kehidupanku bersama istri dan anak-anak menjadi lebih baik secara finansial dan tak terlalu melelahkan.

Ah, ternyata tak gampang menjadi desainer grafis. Aku harus googling setiap hari, mencari tutorial desain grafis dan aneka software yang diperlukan. Butuh waktu lama untuk belajar autodidak.

Akhirnya, aku pun mengikuti beberapa kursus online berbayar, baik dari dalam maupun luar negeri, menggunakan uang pesangon dari perusahaan. Namun hasilnya tidak memuaskan. Mentornya tidak bisa memberikan materi yang mudah dipahami. Belajar sendiri tanpa mentor sulitnya minta ampun.

Dalam keputusasaan itu, aku seperti dikejar waktu untuk dapat membuktikan janjiku kepada Bapak. Di sisi lain, aku juga memiliki tanggung jawab memberi nafkah kepada anak-istri. Aku tak bisa hanya mengandalkan hidup dari uang pesangon yang jumlahnya tak seberapa.

Sobat semua… Bagaimana jika Anda berada di posisi seperti saya? Terus bertahan dengan profesi baru yang belum membuahkan hasil? Atau kembali ke profesi lama, meski harus bekerja di koran lain?

Sehari setelah pemakaman Bapak, sahabatku semasa kecil datang ke rumah untuk takziyah. Pucuk dicinta ulam tiba. Aku menceritakan rencana alihprofesi. Kabar baik pun datang. Dia punya sahabat yang membuka kursus desain grafis.

Dari sahabat kecilku itu, aku diberi tahu jika desain grafis merupakan salah satu bidang usaha yang menjanjikan, karena sangat dibutuhkan di era digital seperti saat ini.

Melalui bimbingan intensif selama 2 bulan, akhirnya aku mampu menghasilkan desain grafis, mulai dari banner, template, hingga desain-desain untuk keperluan social media marketing. Tiap hari terus berkarya, minimal 10 desain / hari.

Aku menjual desain di marketplace global seperti Shutterstock, Freepik, CreativeMarket, dan Adobe Stock, eh… ternyata laris-manis. Aku juga menerima jasa pembuatan desain, baik dari luar maupun dalam negeri. Semuanya melalui internet, sehingga bisa dikerjakan di rumah.

Nah…, supaya Anda tak mengalami hal-hal yang tak mengenakkan seperti aku, biasakan belajar dari mentor atau orang yang berpengalaman. Jangan buang-buang waktu untuk belajar autodidak. Apalagi profesi desainer grafis membutuhkan keahlian tersendiri.

Untuk menekuni profesi baru, termasuk alihprofesi seperti diriku, sangat diperlukan komitmen dan konsistensi. Anthony Robbins, pakar motivasi ternama di dunia, mengatakan: “Your life changes the moment you make a new, congruent, and committed decision”. (Hidupmu berubah ketika kamu membuat keputusan baru, kongruen, dan komitmen).

Alhamdulilah, kini kehidupanku bersama keluarga menjadi jauh lebih baik. Ya, secara finansial lebih baik. Kondisi fisik pun lebih bugar. Yang lebih penting lagi, aku sudah bisa memenuhi janjiku kepada Bapak.

Almarhum Bapak dan almarhumah Ibu pasti tersenyum di alam sana. Bapak tak lagi kecewa dengan keputusanku, karena aku sudah bisa membuktikan janjiku.

Semoga Anda yang punya masalah senada denganku juga dapat meraih kesuksesan dan perubahan hidup di masa depan. Tapi ingat, semua itu hanya dapat terjadi atas izin Tuhan. Karena itu, jangan pernah melupakan Tuhan dalam kondisi apapun. ***

Sekarang tak ada lagi alasan:

  • Sulit belajar desain grafis.
  • Sulit menemukan mentor yang cocok.
  • Sulit mendapatkan penghasilan dari desain grafis.
  • Sulit mendapat uang dari bekerja di rumah.
  • Belum bisa memuliakan orangtua & keluarga, dan membantu orang-orang terdekat.

Fasilitas Mentoring

Selama mentoring, setiap peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas dahsyat. Semuanya gratis! Apa saja? Cek info berikut ini:

Kuliah WA

Kuliah WA (KulWA) berlangsung selama 2 hari. Mentor akan memberikan materi dalam berbagai bentuk, mulai dari teks, gambar, voice (audio), hingga video.

Setiap peserta boleh menyampaikan pertanyaan kepada mentor. Selain itu, setiap peserta juga bisa berinteraksi dengan para peserta lainnya. Misalnya berbagi pengalaman, menjalin tali silaturrahmi, dan sebagainya.

Zoom Meeting

Setelah KulWA, Mentor akan menggelar Zoom Meeting selama 2 hari.

Para peserta juga bebas mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan proses pembuatan desain, hingga seluk-beluk bisnis yang berkaitan dengan desain grafis.

Zoom meeting akan diselenggarakan pada malam hari, sekitar pukul 20.00, dan berlangsung selama 2-3 jam.

Ebook dan Template Gratis

Jika mengikuti KulWA dan Zoom Meeting secara utuh, peserta berhak mendapatkan bonus 4 ebook dan puluhan template desain premium.

Empat ebook  ini akan membantu Anda dalam menguasai ilmu desain grafis. Template desain bisa menginspirasi Anda dalam membuat desain-desain baru, termasuk desain sosial media yang banyak diminati klien.

Pindahkan Imaji dan Gagasanmu dalam DESAIN GRAFIS

Objek apapun bisa dijadikan desain grafis, baik panorama alam, tumbuhan, hewan, manusia, perkembangan iptek, bahkan imaji dan gagasanmu.

Asyiknya lagi, Anda bisa menjualnya di marketplace global maupun lokal, dan menjadi sumber passive income yang bikin ketagihan.

Mengapa Harus Belajar di Kreatif Desain ?

alumni sudah merasakan hasil karyanya

tahun pengalaman (template & layout)

US $ / bulan harus jadi target minimal income anda

tahun pengalaman (desain grafis / ilustrasi)

Biarkan Mereka Bicara Sejujurnya

“Sekarang aku bisa bikin template desain Instagram Story. Masih main di marketplace lokal. Sebentar lagi mencoba di marketplace global”

Patria Simorangkir

Freelance Graphic Designer

“Mantap! Materinya daging semua, mudah dipahami. Aku sudah bisa membuat desain sendiri untuk promo produk di medsos.”

Ninik Suherlan

Pemilik Online Shop

“Berkat mentoring ini, sekarang aku bisa jual desain di Shutterstock, Freepik, Adobe Stock, dan CreativeMarket. Passive income yang sangat menjanjikan”

Koko Ratmoko

Agen Microstock Global

“Mendesain motif batik modern, yang pas buat generasi milenial, kini menjadi lebih gampang, berkat mentoring Kreatif Desain.”

Naomi Kanaya

Desainer Batik Modern

Daftar Sekarang

Nikmati asyiknya belajar di Kelas Mentoring Online “RAHASIA PASSIVE INCOME DARI DESAIN GRAFIS“.